Efek Samping Sayur Kol

Apa efek samping makan kol?

Kol yang digoreng otomatis akan mengandung lemak jenuh dan kolesterol jahat lantaran dapat menyerap kandungan tidak sehat dari minyak. Jika Moms mengonsumsinya dalam porsi banyak atau frekuensi yang sering, risiko untuk mengalami kenaikan berat badan semakin tinggi, sehingga berisiko terkena obesitas. via

Penyakit apa yang tidak boleh makan kol?

Penyakit hipotiroid adalah kelainan yang diakibatkan kekurangan hormon tiroid. Biasanya penyakit ini akan menyerang wanita berusia lanjut. Anda yang sedang menderita penyakit ini juga dilarang makan kol. via

Apakah sayur kol bagus?

Sayur kol atau kubis menyehatkan bagi tubuh karena mengandung nutrisi seperti folat, mangan, vitamin B6, C, kalium, kalsium, magnesium, dan kaya akan serat. Terlebih lagi, sayur hijau satu ini juga kaya akan antioksidan yang membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas. via

Bolehkah makan kol tiap hari?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap yang dikonsumsi berlebihan dapat mendatangkan dampak buruk bagi kesehatan. Hal ini juga berlaku untuk kubis. Sayuran yang sering disebut kol ini tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan. via

Apakah kol dapat menyebabkan bau badan?

Melansir Cleveland Clinic, sejumlah makanan seperti bawang, daging merah, ikan, asparagus, dan sayuran dengan kandungan sulfur tinggi seperti brokoli, kembang kol, dan kol dapat menyebabkan bau badan Anda semakin buruk. Sulfur merupakan bahan kimia yang memiliki bau seperti telur busuk. via

Apakah kol bisa menyebabkan asam urat?

Sayang, kembang kol justru mampu menjadi penyebab munculnya asam urat. Kandungan purin dalam kembang kol sebesar 51 gram purin tiap 100 gram-nya. via

Leave a Reply

Your email address will not be published.