Perjanjian Bayi Dengan Allah Sebelum Dilahirkan

Suatu ketika, seorang bayi bertanya kepada Allah sebelum dilahirkan ke dunia. Bayi: “Para malaikat mengatakan bahwa engkau akan mengirim aku ke dunia, tapi bagaimana cara saya hidup di dunia, saya begitu kecil dan lemah.” Allah: “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan selalu menjaga dan mengasihi kamu.” via

Apa Perjanjian manusia sebelum lahir?

Jauh sebelum dilahirkan ke dunia, manusia terikat perjanjian dengan Allah. Perjanjian tersebut adalah tentang keberimanan mereka kepada Allah. Para rasul pun juga tak lepas dari perjanjian kepada Allah. Seluruh rasul yang diturunkan Allah ke dunia, diutus untuk mengingatkan janji tersebut. via

Apa janji Allah pada bayi di kandungan?

Janji janin kepada Allah Ta'ala adalah Keesaan terhadap Allah Ta'ala. Hal ini disaksikan oleh Adam dan penduduk langit. Setelah terlahir ke dunia, kita tidak mengingat perjanjian itu karena fitrah manusia yang pelupa. Sebenarnya, bayi yang berada di dalam rahim semuanya beragama Islam dan berada di jalan Allah Ta'ala. via

Sebelum kita lahir kita ada dimana?

Akan tetapi sebelum manusia terlahir di dunia, ia hidup di alam ruh. Semua awal kehidupan dimulai dari alam ruh, kehidupan dunia dan berakhir di surga atau neraka. Sebelum akhirnya dilahirkan ke dunia, manusia sebenarnya melakukan perjanjian dengan Allah SWT. via

Apa isi perjanjian manusia dengan Allah?

Dalam perjanjian itu, manusia sudah berjanji untuk menuhankan Allah. Secara tak langsung, mereka juga berjanji untuk tak menyekutukan-Nya, tidak menyembah kepada selain-Nya, tidak meminta kepada selain-Nya, dan seterusnya. Manusia memiliki sifat lupa dan ingkar atas janji yang telah diungkapkannya. via

Untuk apa manusia dilahirkan ke dunia ini?

Manusia diciptakan Allah untuk suatu tujuan yang besar dan misi yang penting yaitu beribadah kepada Allah Ta'ala semata. via

Apakah kematian sudah ditentukan sebelum kita lahir?

Takdir mengenai kematian sebenarnya telah ditentukan jauh sebelum seseorang dilahirkan. Allah menuliskannya di lauhul mahfudz lengkap dengan waktu dan sebab kematiannya. Sehingga, tidak ada satupun makhluk yang bisa lari darinya. via

Leave a Reply

Your email address will not be published.